Cara Mengajari Anak Membaca Tanpa Mengeja

Cara Mengajari Anak Membaca Tanpa Mengeja – Pada umumnya, orang tua sering bercerita kepada anak dengan membacakannya banyak buku bacaan dan buku  dongeng. Disinilah, timbul keinginan pada anak untuk bisa membaca seperti apa yang sering dilakukan orang tuanya. Anak belajar membaca bisa dengan berbagai cara. Salah satu yang sering digunakan adalah dengan “mengeja”. Namun, kebiasaan mengeja ternyata bisa membuat proses belajar membacanya menjadi lebih lambat. Maka perlu dilakukan cara lain yang lebih efektif untuk mengajari anak. Cara mengajari anak membaca tanpa mengeja bisa dilakukan dengan tahapan-tahapan berikut;

Ajak Anak Menghafal Suku Kata

Ketika anak sudah mengenal beberapa huruf abjad seperti A, B, C, dst, kita bisa mulai mengenalkan anak tentang suku kata. Kenalkan suku kata yang mudah dan berurutan seperti ba bi bu be bo, ca ci cu ce co, dst. Kita bisa mengajak anak untuk menirukan setiap suku kata yang terbaca setelahnya, anak akan cenderung menghafal dan biarkan anak terbiasa dengan suku kata tersebu. Pada tahap ini, anak belum dikatakan bisa karena suku kata yang diucapkan adalah hafalan urutan nada pengucapan, setidaknya anak terbiasa dengan konsonan B-Z yang disandingkan dengan vokal a, i, u, e, o.

Ajak Anak Membaca Suku Kata Yang Bervariasi

Setelah anak terbiasa dengan suku kata berurutan, ajak anak untuk mulai memvariasi suku katanya. Anak bisa diajari membaca dengan penurunan konsonan B-Z pada suku kata seperti ba ca da fa, gi hi ji ki, dst. Jika anak mendapatkan kesulitan, bimbing anak dengan mengajaknya berpikir atau membacakan beberapa suku kata terlebih dahulu. Setelah anak bisa dan terbiasa dengan suku kata yang menurun, kita bisa mengajarinya suku kata lompat-lompat. Anda dapat menunjuk suku kata acak untuk dibaca, misalnya BU KU, BA JU, dst.

cara mengajari anak membaca tanpa mengeja

Ajak Anak Membaca Dua Suku Kata Terpisah

Nah, ketika tahapan suku kata lompat-lompat sudah bisa dilewati oleh anak, anak akan menjadi mudah untuk membaca kata. Kata yang diajarkan bisa dimulai dengan kata-kata mudah yang terdiri dari dua suku kata terpisah, misalnya MA DU, KA MU, dst. Pada tahap ini, jangan dulu mengenalkan kata yang berakhiran huruf mati. Biarkan anak lancar dan terbiasa dengan kata-kata yang memiliki dua suku kata tanpa huruf mati agar tidak menemukan kesulitan. Setiap tahapan dalam cara mengajari anak membaca tanpa mengeja harus dilakukan dengan sabar dan rutin ya!

Ajak Anak Mengenal Huruf Mati Dan Membaca Kata Utuh

Setelah ketiga tahapan terlewati dan anak sudah mulai lancar dengan kata yang terdiri dari dua suku kata, anda bisa berlanjut ke tahap ini. Anda bisa mulai mengenalkan kata yang berakhiran huruf mati, seperti “ng”. Ajak anak untuk terus berlatih sampai mengerti dan terbiasa dengan kata-kata dan pengucapannya. Setelah itu, ajak anak untuk mulai membaca kata utuh dan tanpa dipisah. Jangan lupa fasilitasi pembelajaran dan latihannya dengan buku membaca untuk anak, agar kemampuannya membaca lebih lancar.

Baca Juga : Cara Mengajar Anak Mengaji Agar Tidak Bosan

Nah, itu tadi adalah beberapa tahapan sebagai cara mengajari anak membaca tanpa mengeja. Cara tersebut memang seharusnya dilakukan setahap demi setahap. Cara ini dilakukan untuk menanamkan konsep membaca pada anak. Anak yang diajari membaca tanpa mengeja akan lebih cepat membaca kata secara utuh. Jangan berhenti untuk melatih dan mendampingi anak untuk belajar, kemudian, terus pantau perkembangan kemampuan anak sampai lancar. Selamat berjuang!